Bappeda Ende Bahas RPJMD

Oleh Frans Obon

ENDE — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ende dengan mengundang berbagai pemangku kepentingan menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ende lima tahun ke depan sebagai panduan dan tonggak bagi penyusunan program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pengukuran pencapaian bupati dan wakil bupati selama lima tahun mendatang.

Kepala Bappeda Domi M Mere dan Dion Ali

Kepala Bappeda Domi M Mere dan Dion Ali

Dalam Musrenbang dua hari, Jumat hingga Sabtu (3-4/7) komisi-komisi akan membahas secara lebih detail prioritas-prioritas yang akan diakomodasi dalam RPJMD tersebut dan para pendamping ahli akan memberikan masuka-masukan demi mengkristalisasi pemikiran dan langkah-langkah strategis.

Kepala Bappeda Ende Dominikus M Mere mengatakan, RPJMD yang akan dihasilkan ini tentu saja tidak bisa menampung seluruh aspirasi orang perorangan, tetapi paling tidak keterlibatan banyak pihak dalam pembahasannya mencerminkan sebagian besar aspirasi masyarakat dan dokumen RPJMD ini akan menjadi pedoman bagi SKPD untuk menyusun program.

Bupati Ende Don Bosco M Wangge dalam sambutan pembukaan Musrenbang menegaskan bahwa regulasi pemerintah mengharuskan bupati dan wakil bupati terpilih sudah menyusun RPJMD sebagai perwujudan visi dan misi tiga bulan setelah dilantik. Dia bilang RPJMD ini diharapkan dapat merangkum sebanyak mungkin aspirasi masyarakat yang akan tercermin dalam prioritas-prioritas program pembangunan ke depan. Dokumen ini, katanya, akan menjadi acuan bagi SKPD merancang dan menyusun program. “Program-program ini akan dibiayai oleh APBD dan sumber-sumber lainnya,” kata Bupati.

Tetapi Bupati meminta SKPD bekerja keras dan mengimplementasikan visi dan misi yang tertuang dalam RPJMD karena ke depan dia akan menggunakan kontrak performance atau kontrak kinerja dalam menempatkan pejabat. “Kepala SKPD yang lemah lunglai akan diganti oleh yang lebih muda, yang lebih energik,” katanya.

Bupati menegaskan, masukan peserta dalam Musrenbang ini akan memberi gambaran bahwa dokumen RPJMD adalah produk pemerintah dan masyarakat sehingga pemerintah dan masyarakat membangun komitmen bersama menuju Ende Lio Sare Pawe. Dia mengatakan, dia menyatukan frasa Ende Lio Sare Pawe dan bukan Ende Sare Lio Pawe ingin menegaskan bahwa masyarakat Ende Lio harus sejahtera lahir dan batinnya. Sebab kata sare hanya menekankan penampilan fisik dan pawe berarti sejahtera. Dia mengubahnya menjadi Ende Lio Sare Pawe mau menunjukkan bahwa masyarakat sejahtera itu bukan hanya pakaiannya, bukan penampilan fisiknya saja.

Ketua DPRD Ende Titus M Tibo dan Abraham Badhu. photo by frans obon

Ketua DPRD Ende Titus M Tbo dan Abraham Badhu. photo by frans obon

Bupati menyebutkan delapan misi pembangunan selama lima tahun ke depan. Pertama, mewujudkan kualitas keamanan, ketertiban, kesejahteraan sosial dan kehidupan beragama; kedua, meningkatkan akses dan kualitas pendidikan; ketiga, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan; keempat, meningkatkan perekonomian rakyat; kelima, menumbuhkan budaya lokal untuk mendukung pariwisata; keenam, meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang hukum dan penataan birokrasi menuju tata pemerintahan yang baik; ketujuh, meningkatkan pembangunan infrastruktur, dan delapan, meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan.

“Mohon masukan dari semua pihak yang berkehendak baik untuk membangun daerah,” kata Bupati.

Usai acara pembukaan, dengan moderator Dionisius Ali, Kepala Bappeda Dominikus M Mere mempresentasikan paparan umum soal RPJMD. Dokter Domi menyajikan kondisi riil yang dihadapi masyarakat Kabupaten Ende di segala bidang seperti kondisi pendidikan, kesehatan, pertanian dan peternakan, infrstruktur.

Secara ringkas dia menggambarkan kondisi riil masyarakat Kabupaten Ende sekarang dan pencapaian-pencapaian yang diperoleh pemerintahan lalu. Presentasi ini dimaksudkan agar peserta mendapatkan situasi sekarang dan coba membahas rencana strategis lima tahun ke depan. Ada bidang yang mengalami kemajuan setahun terakhir, tapi ada pula bidang yang turun, meskipun persentasenya kecil.

Menurut dia, pendidikan dan kesehatan akan mempengaruhi produktivitas masyarakat. Dengan demikian, pendidikan dan kesehatan penting untuk proses produksi ekonomi. “RPJMD ini akan jadi paradigma bagi SKPD dalam menyusun program yang implementatif,” katanya.

Dia mengingatkan agar RPJMD ini disesuaikan dengan RPJMD provinsi dengan fokus Anggur Merah (Anggaran untuk Rakyat Menuju Sejahtera). Dia juga berjanji akan menata kembali Perda Tata Ruang.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung dua termin, peserta meminta agar memasukkan data ratio perbandingan guru dan murid. Termasuk orientasi pembangunan harus difokuskan pada manusia, terutama yang miskin dan tak berdaya.

Romo Domi Nong Pr memberikan input. photo by frans obon

Romo Domi Nong Pr memberikan input. photo by frans obon

“Kita tidak bertanya di sana ada siapa, tetapi di sana ada apa. Sehingga orientasi pembangunan kita berpusat pada apa (entah barang atau uang) tetapi bukan orientasi pada siapa di sana. Konsepnya bagus tapi dalam praksisnya tidak. Diharapkan agar orientasi pembangunan kita diarahkan pada siapa terutama orang miskin, orang yang terpinggirkan,” kata Romo Domi Nong Pr.

Firmus Ole Besu bicara pentingnya mutu pendidikan. Karena bupati dalam kampanye dan programnya menekankan pendidikan, maka perlu menggenjot mutu pendidikan. Sebab hampir tiap daerah membuka lembaga pendidikan tinggi. Yang harus ditawarkan Ende adalah mutu pendidikan, jika Ende mau jadi pusat pendidikan di Flores.*

Flores Pos, 4 Juli 2009 |

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: